‘Tola’ Alternatif Instrumen Investasi

Saya memang bukan pakar ekonomi dan juga bukan pakar dibidang investasi. Saya hanya sangat tertarik dengan yang namanya produk investasi. Arus informasi yang begitu cepat melalui adanya internet, membuat kita sangat mudah mengakses informasi dari dunia maya dimanapun dan kapanpun. Selama ada gadget yang kompatibel dan ada koneksi internet, maka Mbah ‘Google’ sebagai mesin pencari yang sangat unggul, siap membantu.

Melihat grafik harga emas dari kitco.com diatas, kita diberikan gambaran tentang statistik harga emas dalam kurun waktu 5 tahun terakhir. Apa hubungannya antara judul artikel ini dengan emas? Mungkin pembaca bertanya-tanya mengenai hal ini. Khususnya bagi anda yang belum pernah mendengar mengenai istilah tola. Menurut Wikipedia, Tola merupakan satuan berat yang dipakai oleh orang-orang india jaman dahulu untuk emas. Satuan berat ini sampai sekarang masih dipakai.

Berbicara masalah tola, maka kita akan berbicara masalah emas. 1 tola itu sama dengan 11,664 gram. Satuan berat ini tidak dipakai oleh Negara kita tercinta Indonesia, karena Negara kita hanya mengenal dan menggunakan gram. Bisa kita lihat di logammulia.com, sebagai website resmi penyedia informasi emas murni di Indonesia. Di website ini kita bisa temukan informasi tentang harga emas murni yaitu 999,9% atau 24 karat. Dari yang 1,2,3 gram sampai yang 1.000 gram atau 1 kilo. Emas logam mulia merupakan emas yang diproduksi oleh PT.Aneka Tambang (ANTAM). ANTAM adalah satu-satunya BUMN yang bergerak dibidang pengolahan logam mulia, emas. Namun di website ini, kita tidak akan temukan satuan emas dalam ukuran tola.

Kita bisa temukan satuan tola dibagian bumi yang lain. Di eropa misalnya, saya kasih contoh saja Swiss atau London. Di 2 negara ini, kita bisa temukan satuan emas dengan istilah tola. Swiss merupakan salah satu Negara yang memproduksi dalam jumlah besar emas ini.
Timur tengah, disini anda bisa temukan emas dengan satuan tola. Dari Saudi Arabia, Kuwait, Qatar, UAE, Bahrain dan Negara-negara teluk lainnya. Di wilayah ini akan banyak kita temukan tola, dari yang ukuran 1,2,5 sampai yang 100 tola.

Emas atau saya sebut saja Tola. Saya masih ingat ketika saya masih baru lulus dari jenjang pendidikan sekolah lanjutan atas tahun 1995, harga emas perhiasan per gram waktu itu masih berkisar 18.000 sampai 20.000 rupiah. Seiring berjalannya waktu, harga emas menembus angka yang sangat fantastis pada tahun 1998, tepatnya ketika terjadi krisis ekonomi global. Bersamaan itu pula, Indonesia mengalami masa reformasi atau masa perubahan pemerintahan. Ada demonstrasi besar-besaran dimana. Ekonomi dunia tidak stabil. Dan harga emas waktu itu, 1 gram mencapai angka 120.000 rupiah atau naik sampai 6 kali lipat. Sungguh harga yang sangat fantastis!

Beralih ke tola. akhir tahun kemarin, harga 1 tola berkisar 1.900 sampai 2.000 qatar riyal. Dan tahu sekarang berapa harganya? Sekarang harga tola menembus angka 2440an per tola. sungguh peningkatan harga yang luar biasa. Dari angka 1.900an menuju 2.400an, maka secara kasar telah terjadi peningkatan sebesar lebih dari 20%. Malahan minggu lalu, saya lihat berita di salah satu televise swasta Indonesia dalam acara market review, harga emas dalam kurun waktu 2011, telah mengalami peningkatan sebesar 24%.

Coba kita bandingkan dengan jikalau kita simpan saja uang kita di Bank Konvensional yang menawarkan interest atau bunga. Dari sisi agama saja, bunga adalah sesuatu yang dilarang. Kemudian dari sisi lain, angkanya pun tidak besar. Rata-rata bunga bank mungkin kita tahu sekitar 7-8% per tahun. Kalau kita bandingkan dengan peningkatan harga tola atau emas diatas, sangat jauh bedanya.
Ketika kita memilih tola sebagai pilihan investasi, memang kita tidak akan menaruh semuanya dalam satu produk ini. Ini hanyalah satu pilihan saja. Simpanan dalam uang cash masih saja kita perlukan. Karena urusan keluarga juga membutuhkan dana cash, atau juga kita membutuhkan uang cash untuk keperluan emergency yang bisa terjadi kapan saja.

Pada jaman Rasulullah SAW dulu juga menggunakan dinar emas sebagai alat jual beli. 1 dinar itu sama dengan 4,225 gram. Anda bisa ambil pelajaran disini, bahwa emas juga merupakan alat tukar atau alat transaksi yang syar’i.

Dengan gagalnya Negara adidaya membayar hutangnya pada tahun ini , yang hampir menimbulkan keruntuhan ekonominya maka berimbas pada naiknya harga emas ini juga. Minggu kemarin harga emas sempat menembus angka 1.800 U$ Dollar per troy ounce. Angka yang sangat besar.
Melalui tulisan ini, penulis hanya sekedar memberikan informasi yang dialami sendiri. Untuk bisa dipetik pelajaran tentang apa yang terjadi saat ini. Memberikan gambaran tentang salah satu produk investasi untuk mempersiapkan masa depan. Baik untuk kebutuhan keluarga, naik haji atau mempersiapkan siapa tahu suatu saat emas akan menjadi alat transaksi resmi seperti jaman Rasulullah SAW. Dan pesan penulis, jangan lupa mengeluarkan zakatnya, manakala kita sudah memiliki emas seberat minimal 85 gram dan mencapai simpanan selama 1 tahun. Maka sebagai umat muslim yang taat, kita wajib mengeluarkan zakatnya 2,5%. Demikian semoga mencerahkan.

Wallahu’alam Bisshawab.

Dukhan, 19 Agustus 2011

riyadi.sugeng@gmail.com

Dimuat juga di KOMPASIANA

About Paguyuban Keluarga Dukhan

Komunitas Masyarakat Indonesia di Dukhan - Qatar
Gallery | This entry was posted in Seputar Qatar and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s