Apakah Perbedaan Eid Fitri ini Merupakah Rahmah?

Membaca status social network yang paling terkenal yang berinisial ‘FB’, semenjak malam tadi banyak berisi pengumuman atau komentar tentang hasil itsbat pemerintah RI tentang jatuhnya 1 syawal 1432H. Tak ketinggalan juga, saya menyempatkan melihat siaran langsungnya disalah satu TV swasta nasional. Disitu terlihat ada banyak pendapat yang diungkapkan oleh tokoh-tokoh islam dari beberapa perwakilan ormas islam dan juga mendengarkan paparan hasil pengamatan dari pakar astronomi, BOSCA-Lembang-Bandung.  Sesuatu yang tidak bisa ditolak, akhirnya perbedaan penentuan syawal inipun terjadi.

Pemerintah RI melalui Kemenag (Kementerian Agama), Bp. Suryadarma Ali, dengan mempertimbangkan berbagai masukan, temuan, dan pengamatan, akhirnya memutuskan serta mengumumkan bahwa 1 syawal 1432H jatuh pada hari rabu yang bertepatan dengan tanggal 31 Agustus 2011. Hal ini berbeda dengan pendapat sebelumnya yang disampaikan oleh salah satu ormas islam besar di Indonesia, Muhammadiyah. Dengan berbagai dalil-dalil yang disampaikan serta metode penentuan dengan cara ‘hisab hakiki’ maka muhammadiyah menetapkan 1 syawal 1432H akan jatuh pada selasa, 30 Agustus 2011. Muhammadiyah-pun dengan santun memohon ijin kepada pihak pemerintah untuk melaksanakan salat eid fitri hari ini, selasa.

Ironi! Mungkin ini bukan kata yang tepat. Namun apa boleh dikata. Saya sebagai warga muslim dan warga bangsa Indonesia, yang mungkin juga banyak dipikirkan dan dirasakan oleh warga bangsa Indonesia lainnya, bingung dibuatnya! Kita sebagai umat muslim aja bingung, apalagi umat lainnya?

Coba bayangkan! Ketika saudara kita yang satu berkeyakinan merayakan eid hari ini, sementara yang lain besok. Kenapa dalam satu tubuh ‘islam’ kok mesti berbeda? Apakah perbedaan ini masih merupakan rahmah? Apakah hal ini mesti harus terjadi, sementara perbedaan penentuan syawal ini ternyata tidak harus terjadi di Negara asalnya islam, Saudi Arabia.

Di Saudi dan Negara-negara arab sekitarnya, sepakat bahwa 1 syawal 1432H jatuh pada hari selasa 30 agustus 2011. Eid kali ini merupakan eid kedua kalinya di jazirah arab. Walaupun bukan di arab Saudi, namun saya masih berpijak di bumi gurun pasir, Qatar.

Selepas jamaah isha tadi malam, seperti malam-malam Ramadan sebelumnya,tak berselang lama imam salat akan segera berdiri dan menunaikan salat sunnah ba’diyah isha. Suasana semalam agak sedikit berbeda. Saya perhatikan, beberapa jamaah saling bertanya, ‘sudah ada pengumuman belum?’. Pengumuman yang dimaksud adalah pengumuman penentuan kapan awal syawal, yang merupakan akhir dari Ramadan. Seperti biasanya, para imam dan muadzin masjid seluruh Qatar, yang berada dibawah pengawasan Ministry of Awqaf and Endowment, akan menerima pemberitahuan lewat telepon atau layanan pesan singkat, SMS. Beberapa menit berlalu dari ba’da isha, akhirnya ada 1 jamaah asal sudan yang menginfokan bahwa Saudi dan Qatar sudah mengumumkan, 1 syawal jatuh esok pagi atau hari selasa pagi ini.

Kamipun sesama jamaah masjid, yang berbeda-beda kewarganegaraan (Qatar, Indonesia, Sudan, Pakistan, India, Oman, Mesir, Malaysia, Palestina, Yaman, Nigeria dan beberapa Negara lainnya) yang sebulan penuh menjadi jamaah salat malam, saling berucap, taqabballahuminna waminkum, eid Mubarak. Kami saling berpelukan, saling berdoa semoga ibadah selama Ramadan ini diterima disisiNya. Sungguh indah kebersamaan ini!

Esok harinya, selepas salat eid berjamaah. Saya pas kebetulan menunaikan tugas kerja.Ya inilah bagian dari tanggung jawab, dan jihad untuk keluarga insha allah. Sementara rekan-rekan yang lain sesama warga Indonesia di komunitas kami, jam 0800 pagi ini akan mengadakan silaturahim dan halal bihalal. Saling bertemu dan mempererat persaudaraan serta merasakan lebaran di rantau. Suasana yang sebenarnya sangat saya nantikan, karena lebaran kali ini saya harus menikmati lebaran di rantau. Apa mau dikata, demi tugas, kutinggalkan juga momen indah ini.

Indah sekali! Itulah satu kata yang bisa kuungkapkan dengan dua suasana kebersamaan diatas, dalam memaknai kedatangan 1 syawal ini. Khatib eid pun banyak berpesan akan pentingnya kita mencintai saudara. Pesan khotib yang sempat saya mengerti dalam khutbah bahasa arabnya, bahwa cintailah saudaramu seperti mencintaimu diri sendiri. Sesungguhnya sesama muslim adalah bersaudara. Tebarkanlah salam ‘assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakakautuhu’, maka engkau akan mendapatkan kebaikan atasnya.

Ditempat kerja, saya sempat berdiskusi dengan teman saya, dia emang asli arab walaupun bukan dari Saudi arabia. Temen saya ini keturunan Palestina, namun sejak kecil hingga besar di Qatar, sebut saja namanya Abu. Bahasa ibu-nya dan bahasa kesehariannyapun bahasa arab. Namun bahasa yang saya gunakan untuk berdiskusi bukan bahasa arab, bahasa inggris saja. Abu mengomentari tentang perbedaan penentuan syawal di Indonesia. Ternyata perbedaan syawal di Indonesia, telah menjadi bahan pengamatan saudara-saudara muslim kita di belahan bumi lain, termasuk di bumi kaum arab. Contohnya ya Abu ini. Menurut Abu, memang Indonesia tidak sendirian dalam hal ini. Ada temennya lho! Oman, ya Negara ini juga telah menentukan 1 syawal 1432H akan jatuh pada hari Rabu, 31 agustus 2011.

Namun bukan ‘ada temannya’ yang menjadi topik pembicaraan. Hal yang dia kritisi dan komentari adalah adanya perbedaan awal syawal ini. Abu kemudian bertanya kepada saya, pernahkah dalam sejarah bahwa umat kristiani memperingati natal bukan di tanggal 25 desember? Jawab saya, ya nggak lah. Pasti sama dan berbarengan seluruh dunia, saya berujar.

Sebuah pertanyaan sekaligus kritik. Kenapa umat islam Indonesia kok mesti berbeda begini? Selanjutnya Abu memberikan contoh bagaimana Qatar mengumumkan awal syawal. Pemerintah Qatar juga melakukan hal yang sama untuk menentukan awal syawal. Melalui tokoh-tokohnya atau ahlinya, Qatar juga melakukan pengamatan untuk melihat adanya hilal. Abu menceritakan, bahwa semalam pemerintah Qatar mengumumkan bahwa dari hasil pengamatan tidak terlihat hilal. Namun bukan serta merta mereka menyatakan besok puasa lagi. Pemerintah melalui Imam-nya memutuskan untuk menunggu keputusan dari pemerintah  Saudi Arabia. Satu Negara dimana islam berasal. Alhamdulillah sekitar jam 1950 waktu Qatar, pemerintah menyatakan bahwa 1 syawal akan jatuh besok, 30 agustus 2011. Dan hal ini juga sama terjadi di Negara-negara teluk lainnya seperti Bahrain, Kuwait dan United Arab Emirates.

Keindahan dan kebersamaan yang luar biasa. Kemudian Abu melanjutkan dan mengusulkan, hendaknya pemerintah Indonesia bisa bersikap sama dengan pemerintah di Negara-negara jazirah arab. Kalau memang belum bisa melihat hilal di sore hari tanggal 29 ramadan, maka merujuklah kepada pengumuman pemerintah Saudi Arabia. Negara dimana ada 2 kota suci, Mekah dan Madinah. Negara tempat lahirnya Rasulullah SAW, Negara tempat turunnya Kitab Suci yang mulia Alquran, Negara tempat datangnya jutaan umat islam seluruh dunia untuk menunaikan ibadah haji dan umrah.

Semoga dibalik perbedaan syawal, khususnya di Indonesia masih ada rahmah. Terlepas dari persoalan beda akidah atau cara-cara penentuan syawal yang mendasar, saya rasa pemerintah RI bisa belajar dari Negara-negara tetangganya yang mayoritas muslim di Jazirah arab. Melalui tulisan ini, saya hanya ingin sekedar berbagi untuk bisa direnungi dan dikaji. Semoga di kemudian hari, kita bisa menikmati indahnya kebersamaan merayakan eid fitri di hari yang sama.

Melalui media ini pula, sebagai kompasioner pemula, dari kalbu yang paling dalam saya haturkan mohon maaf lahir batin bila ulasan diatas mungkin menyinggung perasaan atau keyakinan.

Taqabballahu minna waminkum, shiyamana washiyaamakum, kullu aam waantum bikhoir.

I wish you eid Mubarak.

Dukhan, 30 agustus 2011

riyadi.sugeng@gmail.com

Dimuat juga di KOMPASIANA

About Paguyuban Keluarga Dukhan

Komunitas Masyarakat Indonesia di Dukhan - Qatar
Gallery | This entry was posted in Oase Kehidupan, Seputar Qatar and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s