Cerita Haji 1432H: Catatan Perjalanan Haji Lewat Darat: Abu Samra – Miqat [bag.2]

Tidak banyak hal menarik yang bisa diceritakan sepanjang perjalanan ini selain makan malam dan lelap terlena sambil digoyang-goyang bus Mercy sepanjang lebih dari 1000km. Saya hanya agak heran ketika bus tidak mengambil jalan by pass yang biasa saya lewati kalau pergi umrah nyetir sendiri tapi melewati dalam kota Hufuf yang bolak balik berhenti kena lampu merah. Kayaknya si sopir belum berpengalaman menempuh perjalanan Qatar Saudi jadi tempat pemberhentianpun juga bukan tempat yang terpilih selain hanya sekedar ada tempat shalat dan pesan makanan ala kadarnya. Selepas makan malam dan shalat, bener2 tidak ada yang bisa ditulis selain deru mesin dan tarikan nafas teratur dari para penumpang bus 3 ini.
Mendekati Miqat team leader bus 3 mengutarakan kalau sopir bus mengusulkan untuk mandi dan ganti pakaian ihramnya di suatu tempat (nyewa jam2an) sebelum masuk masjid Miqat karena dikhawatirkan di sana akan penuh sesak. Usul yang masuk akal juga dan kita semua sepakat menerima usul sang sopir. Tarip dari kamar yang terdiri dari 2 tempat tidur adalah 40 SR per 30 menit (fleksibel katanya) yang memang cukup mahal. Dengan berpikir ini musim haji ya kita terima saja. Satu kamar diisi (digunakan) masing2 4-5 orang untuk mandi dan istirahat sejenak atau mungkin ngecas hp dan juga berpakaian ihram. Kami berhenti di situ lebih dari 30 menit dan ternyata memang tidak ada cas tambahan jadi bener katanya memang fleksibel. Sekitar jam 14:00 kita meninggalkan tempat ini dan mendapatkan bahwa di Miqat lengang tidak terjadi penumpukan jamaah yang mandi dan berpakaian ihram sebagaimana dikhawatirkan sebelumnya. Subhanallah … inilah salah satu cara Allah membagikan rizqi kepada hambaNYA. Karena sudah mandi dan berpakaian ihram serta berwudhu jadi di masjid Miqat langsung melakukan shalat Dhuhur dan Ashar jama’ dan qashar.
Labaikallahumma ‘umrah …
Labbaikallahumma labbaik labbaika laasyarika laka labbaik …
Innalhamda wa ni’mata laka wal mulk … laa syarikalak …
Oleh Hari S-Doha
(Insya Allah bersambung)

About Paguyuban Keluarga Dukhan

Komunitas Masyarakat Indonesia di Dukhan - Qatar
Gallery | This entry was posted in Haji dan Umrah and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s