Cerita Haji 1432H: Catatan Perjalanan Haji Lewat Darat: Doha – Abu Samra [bag.1]

by Hari S.-Doha

Berikut adalah catatan peng alaman pribadi mengikuti perjalanan haji 1432H dengan bus dengan hamlah Doha Transport.

Tanggal 26 Oktober 2011 /(tgl Hijriyah tdk yakin)Dzulqa’dah 1432H.

Para jemaah diminta untuk datang jam 05:30 pagi karena (katanya) akan berangkat jam 06:00. Bus ternyata baru bisa berangkat pukul 07:30. Selain koordinasinya memang kurang baik, tempat di hamlah Doha Transport juga tidak mencukupi untuk parkir buat bus ditambah para pengantarnya. Di samping itu ada kesalahan teknis waktu pembagian tag (ID) jamaah. Ada beberapa jamaah yang tidak mendapatkan tag. Sistem pendistribusiannyapun masih primitif yaitu dengan ditaruh begitu saja di gelaran jadi tiap orang mencari sendiri2 miliknya/istrinya atau kalau kebetulan kenal milik temannya (kacau). Bisa dibayangkan waktu yang hilang untuk pekerjaan ini (belum ada perbaikan dari 6 tahun yang lalu).

Untuk urusan admistrasi paspor sudah ada perbaikan yang mempersingkat pemeriksaan paspor di border Qatar namun tetap harus melewati prosedur di border Saudi. Untuk tahun ini sms Metrash (stempel border keluar Qatar) malah datang ketika saya lagi tidur (belum berangkat ke hamlah). Kami sampai di border Qatar sekitar jam 9 pagi dan meninggalkannya jam 11 an menuju border Saudi. Waktu di border Saudi inilah ada kejadian (kesalahan teknis karena human error atau instrument error tdk terlalu jelas). Secara administratif semua selesai sekitar jam 5 sore (sekitar 6 jam waktu di border mungkin lebih baik dari tahun lalu). Peran team leader memang sangat vital di sini sehingga bisa cukup cepat selesai urusan administrasi di border ini. Namun ternyata Allah menghendaki lain untuk menguji hambaNYA. Ternyata bus no. 3 yang mengangkut kami mogok gak dapat di-start. Dari panel kontrol (kata teman yang lihat) terbaca battery 24%, fuel 60%. Wah ini nggak bisa katanya battery minimal 40%. Jadilah bus yang lain didekatkan untuk jump start. Ternyata malah masangnya kebalik kabel jumpernya kebakar putus. Setelah lihat sana sini, saya kebetulan bawa lampu senter yang saya persiapkan untuk di Muzdalifah ternyata kepake juga di sini, sopir bus iseng2 lihat tangki fuel … haaa ternyata levelnya jauh di bawah …. woalah ternyata kehabisan fuel. Jadi nggak tahu apa salah baca panel apa memang instrument yang ngaco. Akhirnya sopir bus cari fuel nggak tahu diantar siapa, dia bawa balik jirigen penuh dengan diesel fuel. Coba distart lagi … ternyata nggak bisa. Tapi alhamdulillah ternyata di bus 3 ini banyak sekali ‘montir2’ handal. Dengan kerjasama yang baik ternyata bus berhasil ‘dikeroki’ (buang angin) dan berhasil di-restart dan meninggalkan border Saudi jam 19:15.

(Insya Allah bersambung)

About Paguyuban Keluarga Dukhan

Komunitas Masyarakat Indonesia di Dukhan - Qatar
Gallery | This entry was posted in Haji dan Umrah and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s