ANGIN SEGAR DARI BUKU “NOTES FROM QATAR”

Membaca buku NOTES FROM QATAR  karya tulisanMuhammad Assad seorang pemuda Indonesia yang mendapat beasiswa dari raja Qatar untuk menyelesaikan study S2 nya di Qatar Foundation rasanya kita mendapatkan kembali hembusan angin segar dalam  mengarungi kehidupan dan trik-trik jitu dalam menghadapi kehidupan ini.

Mengapa saya katakana seperti itu, karena setelah membaca buku ini, kita merasa banyak sekali hal-hal yang belum kita lakukan dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah yang sering menimpa kita dalam kehidupan ini. Di samping itu juga banyak yang belum kita lakukan dalam amal kebaikan dan bagaimana cara kita mensyukuri apa yang kita telah  dapatkan selama ini.

Dalam buku ini juga ada banyak di tulis pedoman-pedoman penyemangat hidup yang tetap di ambil dari Al-quran dan hadist-hadist Rosulullah SAW. Sehingga kita yang beragama islam tentunya sudah tidak meragukan lagi dengan pedoman-pedoman penyemangat hidup yang di tulis dalam buku tersebut.

Satu hal yang paling saya kagumi pada penulis adalah dia tidak pernah memisahkan setiap keberhasilan atau keberuntungannya yang dia dapat dalam hidupnya dengan Ayat- ayat Al-quran dan  hadist- hadist Rosulullah SAW. Apapun yang dia dapatkan baik itu yang menyenangkan ataupun yang menyedihkan, dia selalu akan merujuk kepada  ayat -ayat Quran dan hadist Rosulullah SAW sebagai patokan dalam menyelesaikan persoalan yang di hadapinya.

Salah satu contohnya ketika dia berburu beasiswa untuk melanjutkan study S1 dan S2 nya, penulis selalu menggunakan siklus: Ihktiar-Tawakkal-Doa,dalam menghadapi kegagalan. Ihktiar adalah usaha maksimal kita, Tawakkal adalah penyerahan diri kepada sang penguasa dan Doa adalah bentuk kehambaan kita yg merasa lemah dan tak mampu berbuat banyak tanpa pertolongan Allah SWT.

Contoh lain yang dia tulis adalah  ketika dia mendapat tiket VIP untuk nonton bola Brazil Vs England,dia menuliskan bahwa tiket VIP yang dia dapatkan adalah buah dari sedekah yang dia keluarkan sebelumnya. Walaupun menurut saya dia memang cerdas dan bisa menjawab quiz tersebut.tetapi dia tidak merasa angkuh bahwa tiket VIP yang dia dapatkan karena kecerdasan otaknya menjawab quiz itu, hanya  jalannya saja dengan menjawab quiz on line di QATAR 2022 tersebut. Dia tetap percaya bahwa keberuntungannya mendapatkan tiket VIP tersebut adalah  buah dari dahsyatnya sedekah.

Pertama kali membaca buku ini awalnya saya menyangka hanya untuk sebagai pembangkit semangat generasi muda saja, karena halaman pertama pada apresiasi untuk  buku ini yang di tulis oleh Jusuf Kalla ,mantan wakil presiden RI menuliskan bahwa buku ini pantas di baca oleh generasi muda untuk membangkitkan semangat juang generasi muda.

Ternyata setelah saya membacanya sampai selesai , buku ini layak di baca oleh semua kalangan, baik anak muda ataupun orang tua.Untuk anak muda tentunya kisah kisah dalam buku ini dapat di jadikan inspirasi dan pembangkit semangat , seperti apa yang seperti Muhammmad Assad lakukan, keberhasilannya dalam study yang slalu mendapatkan beasiswa, sehingga tidak begitu merepotkan kedua orang tuanya.

Dalam hal beramal pun bisa di jadikan sebagai contoh dari penulis yang selalu beramal baik , percaya dengan dahsyatnya sedekah,menghormati dan menyayangi orang tuanya,dan selalu berpikiran positif kepada siapapun.

Membaca buku ini juga tidak ada rasa membosankan, dan terus ingin membaca dan membacanya sampai selesai..,kenapa tidak membosankan..?? karena buku ini menggunakan bahasa yang simple, mudah di mengerti dan di tambahi kisah-kisah lucu dan diberi bumbu-bumbu bahasa gaul, kadang ada kata-kata konyolnya dan humor-humor yang segar..,sehingga tulisannya boleh dikatakan up to date.

Contohnya ketika menceritakan tentang hal qurban, penulis melampirkan foto seseorang yang sedang menggendong kambing yang di tulisi komen-komen lucu he..he..he..,memang lucu dan menjadi selingan untuk tidak bosan membacanya.

Kisah lucu lainnya yang membuat saya ngakak membacanya adalah ketika penulis ingin masuk untuk menghadiri kelulusan ( convocation graduation) dengan memanfaatkan sheikh Yusuf Qardawy, dengan menggandeng tangannya seolah-olah sebagai asistentnya..,benar benar lucu membayangkannya, dan menurut saya ini smart idea dan menggelikan ha..ha..ha..’.

Dalam buku ini juga di setiap chapter di sisipkan informasi- informasi atau fakta- fakta yang ada di Negara Qatar, seperti luas area Negara Qatar, jumlah penduduknya, budayanya, iklimnya sampai tempat-tempat belanja dan tempat rekreasi yang ada di Qatar, sungguh menarik membacanya,karena kita secara tidak sadar akan mendapatkan informasi tentang Negara Qatar.

Bersama penulis NFQ di pantai Dukhan

Buku setebal 312 halaman ini adalah kumpulan dari tulisan blog si penulis, sehingga merupakan bacaan ringan tetapi sarat akan kisah-kisah yang dapat kita ambil hikmahnya.

Mungkin tidak berlebihan seandainya saya pribadi menyarankan kepada para pembaca untuk bisa memliki buku ini..,dijamin bermanfaat dan enjoy membacanya….”

Wassalam

15-December-2011

By : kang_hamdi

About Paguyuban Keluarga Dukhan

Komunitas Masyarakat Indonesia di Dukhan - Qatar
Gallery | This entry was posted in Seputar Qatar and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s