Dukhan Beach, Keindahan Pantai di Ujung Barat Qatar

Dukhan, satu kota kecil di wilayah bagian barat negeri yang kaya akan kandungan minyak dan gas bumi, Qatar. Dukhan merupakan satu wilayah yang banyak kita jumpai sumur-sumur minyak dan gas beserta pabrik penampungnya. Dari pabrik-pabrik ini selanjutnya minyak dan gas akan ditransfer ke kota lain di Qatar yaitu Messaied. Pada tahun 1939 untuk pertama kalinya di Qatar dilakukan pengeboran minyak dimana lokasi sumur tersebut ya di Dukhan. Dukhan city sendiri adalah satu komplek perumahan karyawan perusahaan minyak dan gas milik pemerintah Qatar yang beroperasi di Dukhan.

 

 

 

 

 

 

Dukhan berada di ujung barat negeri Qatar dan berbatasan langsung dengan teluk Persia. Diseberang pantai Dukhan nampak satu pulau kecil yang dinamai Hawar Island. Walaupun dekat namun pulau tersebut masuk kedalam wilayah Bahrain.

Jarak kota Doha dengan kota Dukhan sekitar 80 KM. Kedua kota ini dihubungkan oleh jalan bebas hambatan, Dukhan Highway. Transportasi menuju ke Dukhan bisa ditempuh dengan 3 moda transportasi.

Pilihan pertama, anda bisa mengendarai mobil sendiri, yang otomatis bahan bakar dan sopir ditanggung sendiri. Anda akan sampai dalam waktu ± 1 jam saja.

Pilihan kedua, anda bisa naik Bis Karwa. Bis Karwa adalah satu-satunya transportasi massal di Qatar. Dari terminal bis Doha, anda cukup membayar 10 Qatar riyal. Untuk menuju ke Dukhan, anda harus naik bis nomor 104 [langsung ke Dukhan melewati Dukhan Highway]. Bisa juga anda memilih bis nomor 104A, bis yang ini akan menuju Dukhan juga tetapi akan transit ke kampung Jumailiyyah. Bisa juga anda menggunakan bis nomor 137. Bis nomor ini akan melewati jalur Doha-Salwa Road-Ummbab-Dukhan. Perjalanan menggunakan bis agak sedikit lebih lama nyampainya, bisa sampai dalam waktu hampir 2 jam. Agak lama sih, namun anda akan merasakan kenyamanan tersendiri karena anda gak perlu repot-repot menyetir sendiri kendaraan anda.

Alternatif ketiga anda bisa naik taksi Karwa. Dan lagi-lagi taksi ini adalah satu-satunya layanan taksi di Qatar. Ongkos taksi bervariasi, tergantung anda mau pakai argometer atau tawar menawar. Sampai sekarang saya sendiri belum pernah menggunakan jasa taksi Doha-Dukhan. Info lengkap tariff taksi karwa bisa dilihat di Portal Mowasalat. Tarif Lebih mahal dibanding naik bus, tapi kita akan mendapatkan layanan luxury. Anda akan merasakan kenyamanan mobil Limoussine atau Toyota Camry , yang dulu sempat menjadi mobil dinas para menteri di Indonesia.

Lokasi Dukhan sangat dekat dengan garis pantai. Dari pagar keliling komplek perumahan ini hanya berjarak kurang dari 2 kilometer, maka anda bisa melihat pantai yang sangat indah. Pantai Dukhan namanya, atau yang biasa disebut oleh penduduk Qatar dengan Dukhan Beach.

Penduduk Qatar yang kebanyakan adalah pendatang, sangat disibukkan dengan berbagai aktifitas pekerjaan.  Bagi pekerja kantoran, jam kerjanya adalah 5 hari yang diawali hari Ahad dan berakhir di hari Kamis. Makanya hari libur di Qatar berbeda dengan di Indonesia. Hari Jum’at dan Sabtu menjadi hari libur kerja di Qatar.

Saat-saat liburan menjadi saat yang dinantikan oleh para pekerja, tidak hanya di Indonesia namun juga di Qatar dan di belahan bumi manapun. Hari pertama libur yaitu hari Jum’at. Hari libur pertama tidak banyak yang bepergian untuk sekedar hang out. Banyak dari mereka yang muslim akan memilih refreshing di sore hari sehabis sholat jumat. Hal ini bisa kita rasakan ketika kita mencoba pergi ke Doha sebagai ibukota Negara Qatar, suasana jalanan sangat lengang. Sangat berbeda dengan hari-hari biasa atau hari kerja yang sangat dipenuhi dengan kemacetan layaknya kota Jakarta di Indonesia.

Pada sabtu pagi sebenarnya tak jauh beda dengan Jum’at pagi. Suasana jalanan di kota juga masih nampak tidak begitu ramai. Trus kemana nih perginya orang-orang? Apakah mereka hanya tinggal di rumah saat liburan? Apakah mereka tidak menghabiskan waktu untuk jalan-jalan keluar rumah?

Di saat hari libur mingguan ini biasanya banyak kita temui Mall-mall atau tempat perbelanjaan besar yang penuh sesak dengan para pengunjung. Mallmenjadi alternatif tempat ber-hang out bagi kebanyakan masyarakat di Qatar. Apalagi ketika musim panas tiba, Mallmall yang difasilitasi dengan pendingin ruangan [AC] akan menjadi tempat favorit untuk menyejukkan diri.

Alternatif berikutnya adalah wisata pantai. Hal ini bisa kita lihat di Pantai Dukhan. Suatu pagi di hari Jum’at, saya bersiap untuk jogging. Pagi itu jarum jam menunjuk angka 05.30. Memakai baju olahraga sambil menikmati music dari MP3 player yang saya gantungkan dileher, jogging pun segera saya mulai. Sambil berlari kecil saya langsung menuju kearah pantai Dukhan. Sekitar 500 meter, saya terus berlari dan sampailah saya di security gate dan terus berlari hingga sampai di tepianDukhan beach.

Wowww! Banyak sekali mobil sudah berjajar. Saya coba menghitungnya secara cepat, hampir 40an mobil terparkir dan berjajar gak begitu rapi. Disisi lain pantai Dukhan, saya lihat ada seseorang dengan kamera DSLR nya. Dia arahkan keaarah matahari terbit karena pagi itu sang mentari belum menampakkan batang hidungnya. Ahli jeprat-jepret ini mencoba menangkap sunrise dari arah timur.

Tahun 2008 ketika saya menginjakkan kaki pertama kali di Qatar, pantai Dukhan masih di posisi yang sama. Gak pernah geser lah, ha ha ha. Cuma tampilan luarnya yang makin dipercantik. Disisi jalan raya terlihat taman yang tertata rapi. Pohon kurma dan tanaman bunga turut menghiasi taman dipinggir pantai. Di sore hari terkadang  terlihat orang-orang yang asyik menikmati barbeque. Dengan alat bakar-bakar portable, mereka asyik menikmati acara bakar-bakar, bisa bakar ayam, ikan atau udang.

Angin pantai nan sepoi-sepoi berhembus dari arah pantai. Acara hang out makin asyik sambil menikmati makanan, minuman dan terkadang diselingi canda tawa. Apalagi kalau ada anak-anak, acara makin ramai saja. Aksi jeprat jepret pun tak ketinggalan untuk mengabadikan keindahan pantai Dukhan ini

.

Tak jauh dari pantai Dukhan yang dibuka untuk umum, ada juga satu area yang dinamaiDukhan Water Sports/DWS. Area ini dibangun dan diperuntukkan bagi karyawan perusahaan migas di Dukhan. Walaupun terkadang ada juga beberapa orang dari Doha yang menyewa tempat ini untuk menggelar acara pesta atau sekedar kumpul-kumpul. Tapi yang jelas bahwa DWS didesain khusus untuk karyawan dan keluarganya yang bekerja dan berdomisili di Dukhan. Didalam komplek DWS terdapat fasilitas-fasilitas penunjang yang sangat lengkap. Diantaranya dilengkapi dengan gedung berlantai dua yang bisa digunakan untuk pertemuan atau acara pesta. Di belakang gedung menghadap kearah pantai, terdapat kolam renang lengkap dengan water boom nya. Disamping gedung tersebut terdapat 1 mushalla kecil untuk shalat berjamaah. Dilengkapi juga dengan sederetan toilet untuk laki-laki dan perempuan. Tepat ditepi pantai berjejer peralatan kano dan permainan anak-anak. Ada juga tempat yang beratap untuk sekedar duduk-duduk di pinggir pantai Dukhan.

Pantai Dukhan di ujung barat Qatar bisa menjadi alternatif wisata di Qatar. Dengan hampir keseluruhan wilayah yang dikelilingi pantai, wisata pantai bisa menjadi ajang untuk melepas penat sehabis seminggu penuh bekerja.

Ummbab, 14 Desember 2011

by Sugeng Bralink for JQ

riyadi.sugeng@gmail.com

Koleksi foto by:
1. Kang Hamdi
2. QP Portal

About Paguyuban Keluarga Dukhan

Komunitas Masyarakat Indonesia di Dukhan - Qatar
Gallery | This entry was posted in Seputar Qatar and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s