Mengenal Lebih Dekat DUBES RI untuk Qatar

by TQ

Setelah sekian lama ditunggu, akhirnya Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia (LBPP RI) untuk Negara Qatar tiba juga. Beberapa hari yang lalu TentangQatar diberi kehormatan untuk melakukan wawancara eksklusif dengan beliau dengan harapan masyarakat Indonesia di Qatar bisa mengenal pribadi serta program-program kerja beliau. Berikut hasil wawancara TentangQatar dengan Bapak Deddy Saiful Hadi, Duta Besar Indonesia untuk Qatar.

Pak Dubes menjejakkan kaki di Qatar pada tanggal 24 Januari 2012 yang lalu jam 5 di pagi hari. Setelah menunggu sekitar 7 hari, maka pada tanggal 1 Februari 2012 menyerahkan surat-surat credentials dari Presiden RI kepada Emir Qatar. Konon cerita, penjadwalan pertemuan ini termasuk cepat apabila dibandingkan dengan negara-negara lainnya. Semoga ini menjadi sinyal positif mengenai hubungan bilateral antar kedua negara. Barulah setelah itu, Pak Deddy resmi menjalankan tugasnya sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Qatar dan dapat menjalankan aktifitasnya sebagai perwakilan Pemerintah RI.

Pak Deddy merupakan putra Sunda — tepatnya daerah Ciamis — yang lahir di Bandung 58 tahun yang lalu. Beliau menamatkan pendidikan di Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro, Semarang. Walaupun pada saat mencari kerja diterima oleh berbagai instansi, beliau akhirnya memutuskan untuk memilih Kementrian Luar Negeri sebagai tempat untuk berkarir.

Setelah melalui pendidikan Diplomat Dasar, beliau mengawali karirnya sebagai karyawan magang di KBRI Ottawa, Kanada. Di sana, sambil bekerja magang beliau juga mempelajari Bahasa Inggris di Carleton University. Setelah menyelesaikan tugas magang, kemudian beliau ditempatkan di Konsulat RI Vancouver, Kanada selama tiga tahun.

Selesai masa penugasan di Kanada, beliau kembali ke Jakarta untuk bertugas di Kementrian Luar Negeri. Dua tahun di Jakarta, selanjutnya Pak Deddy ditugaskan di Romania, Eropa Timur. Penempatan selanjutnya adalah Negara Kuwait pada tahun 1997-2001. Pada saat itu, KBRI Kuwait juga melingkupi negara Qatar dan Bahrain yang belum memiliki kantor perwakilan RI. Jadi tidak heran bila beliau tidak terlalu asing dengan kondisi negara Qatar, karena pernah mengunjungi Qatar beberapa kali pada masa itu. Menurut Pak Deddy, pada saat itu gedung-gedung pencakar langit masih sangat sedikit di Qatar, berbeda dengan saat beliau menjejakkan kembali kakinya di Qatar, dimana pembangunan sudah sangat pesat. Salah satu pekerjaan yang pernah beliau lakukan pada saat itu adalah membuka jalan untuk pembuatan MoU Ketenagakerjaan.

Kembali dari Kuwait, beliau bertugas di kembali Jakarta. Kementrian Luar Negeri kemudian menugaskannya ke San Fransisco selama 3,5 tahun. Pulang dari San Fransisco, beliau ditarik ke Kementrian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan selama tiga tahun. Pada saat penugasan di Menkopolhukam itulah beliau diusulkan untuk menjadi Duta Besar LBBP RI untuk Qatar. Setelah melalui beberapa proses, termasuk fit dan proper test, kemudian beliau dilantik oleh Presiden menjadi Dubes LBPP RI untuk Qatar pada tanggal 21 Desember 2011. Pak Deddy adalah Diplomat Karir pertama yang menjadi Dubes RI di Qatar. Beliau merasa beruntung ditempatkan di negara yang punya potensi bagus seperti Qatar, sehingga ingin mengoptimalkan potensi tersebut untuk kebaikan kedua negara.

Ada banyak program kerja yang diemban oleh Pak Deddy sebagai wakil Pemerintah RI di Negara Qatar yang tertuang dalam mission paper dari pemerintah Indonesia. Tentu saja meningkatkan hubungan antara Indonesia dan Qatar dengan proaktif, kreatif dan inovatif adalah salah satu unsur penting di sana. Selain itu, salah satu prioritas utama beliau adalah memberikan perlindungan dan pelayanan sebaik-baiknya kepada warga negara Indonesia yang berada di Qatar. Dalam hubungannya ke perlindungan, Pak Dubes akan membuat program mediasi untuk menyelesaikan masalah tenaga kerja dengan majikannya secara musyawarah. Beliau juga berencana untuk mendapatkan bantuan pengacara setempat untuk kasus-kasus yang masuk ke pengadilan.

Melihat tingginya kebutuhan Qatar akan tenaga professional, maka beliau juga akan meningkatkan pengiriman tenaga kerja professional untuk berkiprah dalam pembangunan di Qatar, yang sekaligus akan meningkatkan devisa ke Indonesia. Sedangkan untuk tenaga kerja sektor non-formal, akan diusahakan agar mereka yang dikirim adalah yang mempunyai kompetensi dan skill yang baik. Tingginya perhatian beliau terhadap perlindungan untuk tenaga kerja non-formal ini ditunjukkan dengan mengunjungi daarul hijrah (tempat penampungan sementara TKI bermasalah di KBRI) pada saat beliau pertama kali menginjakkan kaki di KBRI Doha, sekaligus menginstruksikan untuk memperbaiki kondisi ruangan tersebut agar lebih nyaman.

Kerjasama ekonomi juga akan terus digalakkan agar investasi Qatar bisa masuk ke Indonesia, begitu pula dengan promosi pariwisata juga akan ditargetkan bukan hanya untuk Qatari, tetapi juga expatriat. Diharapkan para expatriat tersebut secara otomatis akan ikut “menjual” pariwisata Inndonesia juga kepada teman dan saudara mereka di negaranya masing-masing. Peluang perdagangan juga akan dijajaki dimana banyak produk Indonesia yang punya potensi untuk dimasukkan ke Qatar, mulai dari pakaian sampai dengan bahan bangunan.

Ayah dari dua orang anak ini mengharapkan agar masyarakat Indonesia di Qatar dapat membantu dan bersinergi selama beliau menjalankan tugas, khususnya dalam mencari peluang dan membangun network. Sehingga bisa digunakan untuk mengembangkan hubungan kerjasama Indonesia-Qatar di berbagai bidang. Beliau sendiri terbuka untuk berdiskusi dan bertukar pikiran dengan segala lapisan masyarakat dan ingin mengabdikan diri dan melakukan yang terbaik untuk negara dan masyarakat Indonesia. Beliau juga berharap agar WNI dapat menunjukkan diri sebagai bangsa yg berkualitas dan bermartabat, serta punya andil dalam pembangunan negara Qatar.

Kami ucapkan selamat bertugas Pak Deddy.

About Paguyuban Keluarga Dukhan

Komunitas Masyarakat Indonesia di Dukhan - Qatar
Gallery | This entry was posted in Seputar Qatar and tagged , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Mengenal Lebih Dekat DUBES RI untuk Qatar

  1. Didik Kris Biyantoro says:

    Assalamualaikum Pak Deddy Syaiful Hadi, saya Didik Kris Biyantoro yang saat ini bekerja di Retaj Hotels & Hospitility Hotel Retaj Rayyan Doha Qatar, saya ada teman yang memiliki lahan seluas 10.000 Ha sehubungan dengan permintaan Emir Qatar yang akan berbisnis untuk menunjang kebutuhan pokok di qatar yang mana juga akan menjalin kerja sama dengan indonesia. Kapan ada waktu bapak untuk membicarakan hal ini lebih lanjut dengan saya? Wsslm

  2. Wa’alaikumsalam Pak Didik…makasih sdh meninggalkan pesan di blog ini. Untuk berkomunikasi langsung dengan pak dubes…silahkan kontak pihak konsulat di kbri doha. Makasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s