Kemandirian Qatar di Sektor Pertanian

by TQ

Kalau dulu yang terlihat di supermarket hanya sayuran yang berasal Mesir, India, Syria, Lebanon dan lain-lain, sekarang ada yang berubah. Kalau kita perhatikan, belakangan ini kita cukup sering menjumpai sayuran yang bertanda “lokal” di supermarket-supermarket Qatar, yang berarti sayuran-sayuran tersebut merupakan produksi pertanian di Qatar.  Bagaimana bisa negara gurun bisa menjadi penghasil sayur mayur dan buah-buahan?

Seperti yang kita ketahui, Qatar merupakan negara yang berada di iklim sub-tropis yang kering dengan curah hujan yang sangat sedikit. Suhu di Qatar sendiri sangat extrim, dimana di bisa sangat panas di musim panas dan sangat dingin di musim dingin. Dengan kondisi seperti itu, sangatlah sulit bagi tanaman sayuran dan buah-buahan untuk tumbuh di sini.

Walaupun tidak pernah terbayang sebelumnya bahwa Qatar berswasembada dalam sektor pertanian, tetapi itulah salah satu visi Qatar untuk bisa menjadi negara yang mempu mencukupi kebutuhan pangannya sendiri. Pada saat ini Qatar hanya dapat memenuhi 26% dari kebutuhan dalam negeri. Dan di masa mendatang diharapkan Qatar akan bisa mencukupi 90% kebutuhannya dari pertaniannya sendiri.

Data FAO mencatat bahwa dari total luas lahan Qatar sekitar 11.437 kilometer persegi, hanya 1 persen saja yang lahannya subur. Hal ini disebabkan karena cuaca yang sangat ekstrim, kelangkaan air dengan curah hujan yang rendah dan salinitas tanah yang tinggi. Sehingga tidak banyak lahan yang dapat digunakan sebagai lahan produktif.

Pemerintah pada tahun ini sudah mengeluarkan dekrit bagi sebuah program yang dinamakan Qatar National Food Security Programme (QNFSP), yang bertujuan untuk mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan ketahanan pangan — antara lain pertanian, peternakan dan air bersih — suatu program yang dianggap mendesak untuk segera diimplementasikan. Qatar akan berupaya menghasilkan sebagian besar pangannya dari dalam negeri dan akan menghabiskan dana besar-besaran untuk meningkatkan hasil panen dan mengubah setengah padang pasir menjadi lahan pertanian dengan menggunakan teknologi tinggi.

Metode pertanian di Qatar sebagaimana yang diterapkan di Al Sulaiteen Agricultural & Industrial complex (SAIC) menggunakan perpaduan berbagai sistem pertanian, di lahan terbuka, teknologi rumah kaca, hidroponik, dan teknologi budidaya pertanian yang menggunakan sedikit air dan tanah. Melalui teknologi tersebut ternyata dapat menghasilkan 10 kali lebih banyak dari pada tanaman yang tumbuh di lahan terbuka. Saat ini ada 1.400 peternakan di Qatar dan akan ditingkatkan jumlahnya menjadi 3.000 melalui proyek QNFSP.

Selain itu Qatar telah berinvestasi pada beberapa lahan pertanian di luar negeri untuk menjamin pasokan pangannya. Melalui Hassad Food, Qatar telah membeli lahan pertanian di Sudan dan Australia dan berencana untuk membelanjakan jutaan dollar bagi proyek pertanian di beberapa negara, seperti Kenya, Brazil, Argentina, Turki dan Ukraina. Dengan kekayaan yang didapatkan dari minyak dan gas, bukan tidak mungkin Qatar dapat mewujudkan program tersebut. Program tersebut akan dimulai pada Januari 2014 dengan periode implementasi selama 10 tahun dan pada tahun 2024 diharapkan program tersebut telah dapat beroperasi penuh.

Dalam mewujudkan rencananya, Qatar juga akan mengadakan Qatar International Agricultural Exhibition pada tanggal 15-18 Maret 2012 diDoha Exhibition Center. Pameran ini akan berisi beragam produk pertanian modern, mulai dari peralatan, tehnik irigasi dan pengolahan produk makanan.

About Paguyuban Keluarga Dukhan

Komunitas Masyarakat Indonesia di Dukhan - Qatar
Gallery | This entry was posted in Seputar Qatar. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s