catatan ringan

by Ruslan BIP | iffdukhan

Konon orang Asia Timur adalah ras paling cerdas di dunia, kemudian ras kaukasia. Teori ilmiah bilang adaptasi terhadap perubahan empat musim karena mereka tinggal di tempat yang lebih dingin telah memaksa otak mereka bekerja lebih keras dan akhirnya jadi lebih cerdas setelah migrasi ribuan tahun dari Afrika. Orang afrika lebih hitam, secara natural kulit mereka memiliki pigmen untuk proteksi lebih baik terhadap sengatan matahari. Orang Mongolia yang sipit, Papua rambut kriwil, sampe orang Kenya yang kurus jangkung. Ilmuwan bilang itu semua karena proses adaptasi yang lama, dan bagusnya, tidak terlalu lama untuk memecah manusia menjadi spesies berbeda.

Pindah ke Qatar, rasanya seperti menyia2kan kerja keras adaptasi nenek moyang ane gan terhadap iklim di Indonesia. Naturally, ras melayu seperti ane bertahan sangat baik di lingkungan seperti Indonesia, yang beda dengan iklim gurun. Kulit kering, mimisan berkali2, hampir dehidrasi, semua ane rasakan waktu pertamakali pindah. Butuh waktu untuk adjust dan adaptasi.

Tapi hari itu lain, bukan sulap bukan sihir, bukan masalah adaptasi. Dua minggu rasanya sempoyongan tiap bangun dari tidur. Memang pernah kurang gizi waktu seminggu berturut2 makan indo*ie, tapi kebiasaan buruk ini sudah diimbangi sama minum jus tiap hari, olahraga tiap sore. Nggak habis naik tornado, tapi mata sering berkunang2, pandangan serasa fatamorgana, tiap liat Si Khamraj helper Nepali di tempat kerja, mukanya jadi mirip alien, liat onta kakinya jadi enam, liat Tukul lewat Mivo TV online, Tukul jadi ganteng rupawan. I got anemia.

So, ane ke dokter hari itu gan,

Me                         : doctor,,

Doc                        : what’s your problem young man?

Me                         : I got anemia. Every time I wake up from bed I feel dizzy.

Doc                        : You took blood test?

Me                         : No. I didn’t

Doc                        : if dizziness is the only symptom, and prompt you to seek medical care, I should tell you this. Dizziness can be classified into lightheadedness and vertigo. You can’t say this is anemia unless you have taken blood test. Go to emergency room, take your ECG test, come back tomorrow for your blood test.

Me                         : what is that, ECG?

Doc                        : checking your chest.

Oke, jadi ane ke emergency room masih dengan keyakinan kalo ane anemia, dokternya ribet. Dunia masih indah, cuaca cerah, Indonesia masih banyak korupsi, si Khamraj mukanya masih mirip alien. Di emergency room, perawat Lebanon mempersilakan berbaring, badan ane ditempelin kabel2 yang ujungnya mirip peluru pistol2an waktu saya masih kecil, yang pelurunya dicelup ke air, kalo ditembak, peluru nempel di kaca. Tetangga suka marah kalo anak2 ketahuan main pistol2an pelurunya nempel di kaca jendelanya. Untungnya tetangga nggak tau kalo pelurunya bukan diolesin air biasa, tapi air liur karena anak2 suka malas bolak balik ambil air, jadi peluru diliurin seperti makan oreo, peluru ditembakkan ke kaca, kaca jendela yang tadinya bersih menjadi cukup buram, tetangga murka.

Oke, lima menit berselang, printout hasil ECG keluar, perawat Lebanon memerhatikan sejenak, kemudian menatap ane tajam, balik melihat hasil printout, lalu menatap ane lagi, ane pikir dia naksir ane krn ngelirik2 daritadi, trus dia bilang, “let’s do it again, relax!.” Selang2 ujung-peluru-pistol-mainan dilepas, kemudian dirapikan lagi, ditempel lagi, kami menunggu hasil print-out berikutnya.

Printout keluar, si Lebanon cuma diam, trus manggil perawat Filipina. Sepertinya si Lebanon pikir ane Filipina, so akan lebih mudah ngobrol sama Filipina lain. Perawat Filipina datang, ngajak ane bicara pake bahasa Tagalog yang ane balas dengan “sorry, I don’t understand” sambil ngedipin mata genit-genit palsu. Baru mereka ngeh ane bukan Filipino, akhirnya perawat Indonesia, Mas Ghozali, datang. Dengan ramah dia menyapa ane, trus liat hasil printout, mas Ghozali bilang “ini mereka nempelnya salah, ayo kita ulang”. Dua kali Mas Ghozali lakukan ECG, tapi akhirnya dia sadar kalo hasilnya ga pernah berubah. Ane tanya Mas Ghozali, “kenapa mas??”. “Ga papa, mungkin kamu kurang rileks,”. Ane mulai curiga karena hasilnya selalu diulang. Apalagi Mas Ghozali keliatan berusaha banget supaya hasilnya berbeda. Curiga demi curiga, penasaran lalu khawatir, liat mukanya Mas Ghozali makin aneh, perawat Filipina bengong, perawat Lebanon senyum-senyum manja (loh?), lalu akhirnya dokter datang ke ruangan sepertinya setelah dihubungi perawat.

“Hello young man”

“Hi doctor”

“Do you have a car?”

“No I don’t, why??”

“You should go to Al-Ahli hospital this afternoon. If you don’t have car, ask your friend to drive you. I will prepare the referral letter”

“??????”

Ane bengong, kaget lalu akhirnya shock-shock palsu. Mas Ghozali kaget liat ane shock-shock palsu, lalu diapun kaget-kaget palsu. ane tanya Mas Ghozali.

“Kenapa mas, saya kenapa?”

“Kamu merokok?”

“Engga”

“Kamu peminum?”

“Iya”

“Nah, ini dia. Itu nggak bagus untuk jantung. Mulai sekarang stop minum!!”

“Tapi saya cuma minum air sama susu”

Mas Ghozali tepok jidat *capedeh mode on.

“Kamu sering olahraga?” Lanjut Mas Ghozali.

“Di Indonesia saya suka renang pak”

“Sering nonton film”

“Suka pak”

“Nonton film apa sukanya”

“Semua yang bagus saya suka”

“Berapa lama kalo nonton film?”

“Loh koq jadi nanyain film?? Saya sakit apa??”

“Oh iya, hehehe. Hmmm,, ini. Grafiknya ada yang aneh, coba nanti kamu ke Al-Ahli aja, langsung kesana jangan ditunda-tunda”

“Saya sakit apa?”

“Ini grafik jantungmu”

Ane shock, kali ini bukan shock palsu!!

Arab spring membawa suka atau duka buat Arabian? Krisis Yunani merambat kemana-mana di Eropa, dengar2 Ayu Ting-Ting punya pacar,,, hmmmm, namanya Malih Tong-Tong. Ane baru dua bulan di Qatar dan masih berusaha adjust sama lingkungan.

Tapi itu semua apa gunanya dipikirin, setelah mas Ghozali bilang “ini grafik jantungmu” dunia serasa rontok. Ane rasanya baru tenggelam dalam pusaran ombak di segitiga bermuda dikelilingi ikan paus, ikan hiu, sama putri duyung.

Ane nggak tau apa semua orang pernah rasain shock seperti ini, tapi ane sempat ga bisa mikir beberapa menit, kaget bukan main koq jantung bisa bermasalah.

Jadi ane pamit dari klinik, pulang menuju bachelor block yang jaraknya 1 km. Cuaca siang panas terik dan ga ada orang mau jalan kaki, selain ane. Ane udah ga mikir mau nyari tumpangan mobil atau nelpon teman minta dijemput. Ane jalan menyusuri trotoar, jalan lunglai kepala tertunduk. Ada apa dengan jantung??? Ohhh nooo!! Setetes air mata mengalir, mengalir lebay!

Di tengah jalan tiba2 ada mobil menyambangi, rupanya itu Mas Ghozali. Mas Ghozali mungkin kasihan, lalu menawarkan tumpangan, mengantar ane ke rumah.

Di tengah perjalanan;

“Saya koq bisa begini yah mas, saya shock banget”

“Yah kamu tenang aja dulu, coba ke Al-ahli segera, nanti kita liat kelanjutannya”

“Apa ini bisa sembuh mas?”

“Gejalanya gimana sih?”

“Tiap saya bangun tidur rasanya kayak vertigo”

“Yang penting kamu tenang aja dulu, semua biaya kesehatan kan ditanggung perusahaan”

“Apa bisa sembuh mas?”

“Kamu coba rajin2 olahraga jalan santai, mudahan grafiknya bisa membaik. Kalaupun tidak, masih bisa dibantu dengan stent. Semua ditanggung perusahaan”

“Stent? Apa itu” Saya tambah kaget

“nanti ada logam ditanam di area pembuluh darah jantung, supaya alirannya lancar, kamu tenang aja”

*ane hampir pingsan!!

Sampai di rumah, di kamar ane jadi susah tidur, masih kepikiran masalah jantung. Pikiran lebay mengawang kemana2. Di BBM status ane tulis “Jika hidupku tak lama lagi.” Di status FB ane tulis “God please save my life”. Belum lagi catatan lebay di laptop ane tulis “hari ini dunia rasanya runtuh, hidup saya mungkin tak lama. God please save my life”.

Orang2 yg liat status BBM langsung reply:

“Kamu kenapa?”

“Koq hidupmu ga lama lagi, kenapa?”

“Aneh deh statusmu, wong utangmu ma aku blom bayar,, knapa mo pergi?”

“Kanapa kamu?? Semoga diterima disisiNya”

Tapi ini response status paling nyeleneh saya trima,

“Hidupmu ga lama lagi? Saya mau ikut donk. Hidupku ga ada gunanya, pengen pergi rasanya”

Well, status FB malah ga terlalu banyak response, cuma ada yg nanya kenapa, lalu saya jawab “ga apa2. Cuma iseng.”

Kalo lagi down, memang ga ada hal bagus lain selain menghibur diri, dengerin musik2 bagus, nonton film, sambil main Facebook. Saya menerawang kembali ke masa-masa lampau masa-masa bahagia di Indonesia. Masa2 bahagia kalo ngumpul sama teman2, bahagia kalo liat teman susah, susah liat teman bahagia, senang kalo liat Brama ganti choke 3 biji.

Balik ke Facebook, hiburan kalau hati lagi gundah, sepertinya Facebook lama2 didominasi dengan 2 type penghuninya. Yang pertama anak2 ababil yang ganti profil picture 3 kali seminggu, yang fotonya mostly self taken, bibir dimonyong2in, status update bisa lebih dari 5 status sehari, mostly status tentang kisah putus cinta, d1Tul1s d3n6@n 62y@ tuL!s y6 too fancy. Anak2 ababil ini leading dalam bahasa prokem, mereka yang menemukan istilah seperti : “hadeh, hidih, hadoh, hedeh, hahahaseeek, instead of just saying “aduh.” Tahun lalu anak-anak “superkreatif” ini juga menemukan kata2 seperti : “cemungudh, beud,” yang sebetulnya terinspirasi karena keseringan nonton Olga kalo mulutnya dimonyong2in biar keliatan cantik. Username facebook grup kreatif ini diwarnai dengan nama2 seperti : “wulan ciiii nak ndut, ayoe cyiiiii pecinta sesama, Bima chiiii tukang tidur, Dian cyiii anak baikhati, Boeah cyiiiii malakama.”

Tipe kedua diisi orang orang yang nama tengahnya diisi dengan “abu.” Seperti : “thohir abu ayyub, salman abu daud, Khosim abu farrel.” Mereka suka posting artikel2 religius dan biasanya jarang posting status2 lebay. Anyway, saya juga baru tau kalo “abu” maksudnya “ayah.”

Facebook juga lama2 diisi dengan status lucu yang kadang bikin saya ngakak guling2, seperti:

Yudi Makio 

Lg ngapain, kek?| Nyari kaca mata, cu. Td jatoh di dapur| Kq nyarinya di kamar?| Iya, soalnya disini lbh terang| *tabok*

Yudi Makio 

‎”malin,akhirnya kau pulang nak” | “iya bu. malin membawa ini utk ibu” | “wah,ini kan sosis so nice kesukaan ibu, makasi lin” #salahceritaTop of Form 

 

Ruslan Bip Lanjut :

Malin : semesh emang suka so nice, semesh emang suka so nice,,

Ibu : koq kamu nyanyi lin?

Malin : saya anggota semesh bu

Ibu : apa?? Plak (mukanya malin ditampar), ibu tak suka kau jadi geng motor (loh?)

Malin : bukan geng motor bu,, tapi boyband

Ibu : apa??? Plak plak (malin ditampar bertubi2), ibu tak suka kamu jadi MAHO!!

Ainul Fitrianto kaakakakakakakampret. Ngocol nil orang

Yudi Makio 

Seandainya KPK meminta bantuan tim Termehek- mehek Tr*nsTV, pasti Nazaruddin lebih cepat ditemukan. 

Ruslan Bip Seandainya tim terrmehak2 dipakai, pasti proses penangkapannya semua sudah diskenariokan, diatur, dan rekayasa

Yudi Makio Bang ruslan: emang semua sudah d atur bang..politik qt adalah acara sinetron yg tak ada habisnya dan tak bisa ditebak arahnya.. Rating number one lah..

Ruslan Bip Wah,, gitu yah.. Tpi kalo pake termehek2,, ntar ada adegan nazaruddin nangis tersedu2 donk,, trus lari ke pagar,, dikejar sama pak ketua KPK,, ketemu di bawah pohon,, trus panda dan soji datang berusaha melerai mereka berdua,, dengan kata2 bijaksana si soji,, trus in the end,, si panda akan ngomong begini ke media2 TV “memang hidup ada susah ada senang, barusan kita melihat perseteruan antara mereka yg dulunya dekat, smoga menjadi pelajaran buat kita” dengan muka si panda yg memelas,, menahan iba. Waw,, bakal jadi penangkapan rating tertinggi !!

Yudi Makio Bang ruslan: ahahaha.. Gebleekk.. Abis di tangkap diserahkan ke uya kuya.. Tambah rame lg.. Pasti ada adegan perselingkuhan.. Ternyata nazar ada affair sama anas u.. Namun Anas masih mencintai si beye, begitupun sebaliknya.. Karena itu nazar cemburu.. Trus si uya bilang: qt hnya mengeluarkan unek2 yg mau dsampaikan shg tdk ad kbhongan yg dsembunyikan d antara qt.. Dengan wajah licikx uya, dia blg mari kita saling memaafkan dan bisa disaksikan kembali acara ini, kl ad bagian yg tdk ingin ditayangkan qt tdk akan menayangkannya.. *dsangka penontonnya bego* pengen nonjok muka uya

Ruslan Bip Jangan lupa,, sbelom acara dimulai si kuya akan nanyain penonton “bohong itu apaaa??” Trus penontong akan rame2 jawab kaya anak SD ditanya bu guru “bohong itu dosssaaaa” nazaruddin pura2 tertidur,, tpi dalam hati “mantap kuya,, hmmm,, let’s play the game, lu nanya gua jawab”

Firdaus Husnie Sofiyan Hebat ente be2 hafal bgt alurx termehek-mehek n uya kuya…wkwkwkwkwkwk

Begitulah Facebook, kadang bikin hepi kalo jauh dari rumah, kadang juga bikin kesel kalo kebanyakan baca status ga bikin semangat. Kadang bingung kalo di add sama org yang ga dikenal yang mutual friendnya kurnag dari 3 orang, kadang malah ga ada mutual friend, terpaksa nge-approvenya di tunda dulu.

Oke gan, notes hari ini emangcuma basa-basi sambal terasi, coz ane masih mikirin jantung. Berita terakhir alhamdulillah sepertinya ane ga kenapa2, cuma karena kebanyakan minum kopi akibatnya grafiknya jadi aneh, ga perlu obat apa2, cuma harus menghindari terlalu banyak minum kopi. Ane mau ke Al-Ahli Hospital untuk cek darah sebentar lagi, kayanya ga ada symptoms berbahaya karena ane ga diminta buru2. Notes hari ini ane akhiri dengan beberapa fakta unik tentang hidup di Qatar:

 

–          Disini makanan bebas dari semut

–          Untuk apa beli obat nyamuk? Nyamuk kalah sama angin gurun

–          Nasi lama baru basi

–          Beli TV 40”, serasa murah harganya cuma QR 2700, sampe rumah baru baru tepokjidat rupanya harganya lumayan mahal kalo dirupiahkan.

–          Kerja di Indonesia, satu kru orang2nya bisa tinggal di 7 kota berbeda, disini satu kru orang2nya kalo cuti pulang ke 7 negara berbeda.

–          Orang2 Indonesia tetap paling ramah dan terkenal paling well-mannered, paling rajin paling pinter, tapi rata2 Englishnya paling buruk.

–          Tinggal disini jelas2 nggak bisa lepas dari stereotyping. Orang Jawa sama Makassar mungkin beda banget kalo di Indonesia, tapi trust me, perbedaan itu hampir ga keliatan kalo sudah ketemu sama orang2 dari belahan bumi lain di sini.

–          Orang India terkenal penuh konflik dan rekayasa, boss ane bilang mereka tricky, tapi ane ketemu sama 2 orang India baik yang mau ngajarin reservoir di Dukhan, Mr. Aziz Chougle, dan Mr. Rajeev. Well, there are black and white sheeps in everywhere in the world.

–          Do arabs find Indonesian feature ugly?

–          Hampir ga percaya burung elang harganya bisa sampai 250 juta, teman ane qatari asli, punya 4 ekor. Buat apa?? Oh please, ane blom beli spring bed di rumah, kasih ane satu ekor elang donk.

–          Makanan Indonesia jelas paling enak di dunia

–          Hilang tiket parkir di Indonesia bayar 10 ribu, disini bayar 250 ribu

–          Dua bulan pertama di sini, cobaan terberat dalam hidup akhirnya bisa dilewati,, *sighs

–          Belum punya kendaraan, kadang jalan kaki berkilometer, kalo sungkan minta tumpangan.

–          Yalla = allright, let’s go. Musykil Nehiyye : no problem

–          Khalaz : selesai

Doha, 22/10/2011

About Paguyuban Keluarga Dukhan

Komunitas Masyarakat Indonesia di Dukhan - Qatar
Gallery | This entry was posted in Oase Kehidupan and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s